Selasa, 10 Juli 2012

Autumn in Paris



kali ini gue bakal merekomendasikan satu novel lagi yang menurut gue keren ABEEEEESSSSS 
judulnya 'AUTUMN IN PARIS' yang artinya musin gugur di Paris.
YAP! ini salah satu novel karya Ilana Tan, novel ini sebenernya termasuk 'season novel' kenapa disebut season novel? soalnya Ilana Tan udah ngebuat novel 'kembaran' si Autumn in Paris ini, judulnya semua tentang musim
SEASON NOVEL
nah autumn in paris ini adalah novel terakhir yang gue baca dari keempat novel di atas, dan hebatnya dari keempat season novel itu menurut gue yang paling keren itu ya autumn in paris hehehe, yang lain juga keren banget, tapi untuk ending autumn in paris punya ending yang terbaik.

...................................................................................................................................................


Judul Buku            : Autumn in Paris
Penulis                  : Ilana Tan
Penerbit                : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Penerbitan  : Juli 2007
Jumlah halaman    : 272
Cetakan                : hingga cetakan ke 18

 














Novel ini menceritakan tentang seorang gadis belasteran Paris dan Indonesia, ialah Tara Dupont. Sejak kecil hidup di Paris bersama ayahnya yang bernama Jean-Daniel Lemercier semenjak perceraian kedua orang tuanya. Ia gadis yang memiliki wajah yang mudah dikenal orang apalagi dengan mata kelabunya yang cantik. Sehari-hari ia bekerja sebagai penyiar di salah satu stasiun radio ternama di Paris. Pada stasiun radionya, ia memiliki 1 program favorit, yang disebut Je me souviens yang artinya 'aku mengenang...'  pada program itu para pendengar boleh mengirimkan cerita cintanya untuk dibacakan ketika siaran.
Tara Dupont memiliki sahabat sejak ia kecil yang bernama Sebastien giraudeau, ia sedikit playboy menurut Tara, tapi ia menyukai sahabatnya itu.

entah bagaimana caranya ia bisa bertemu dengan Tatsuya Fujisawa, pria berdarah Jepang yang mempunyai urusan bisnis dengan Sebastien. Tara berkenalan dengannya ketika berkunjung ke kedai sate kambing favoritnya di Paris, tentu saja Sebastien yang mempertemukan mereka. entah sejak kapan pula Tara begitu penasaran dengan pria itu, apalagi setelah Tatsuya mengirimkan sebuah cerita cintanya untuk dibacakan di stasiun radionya






surat pertama yang dikirim Tatsuya


kalo ga bisa kebaca maapin ya, mending beli bukunya langsung hahahaha

pokoknya disurat pertama itu Tatsuya mengatakan bahwa ketika ia baru saja tiba di Paris dan telah bertemu dengan seorang gadis, sebut saja itu cinta pada pandangan pertama katanya. Ia suka ketika gadis itu datang menabrak kopernya dan duduk di depan jendela besar di salah satu cafe di bandara, gadis itu disinari cahaya matahari, dan ia sangat menyukainya. entah takdir yang seperti apa, mereka bertemu lagi di salah satu kelab malam, gadis itu sangat mabuk, awalnya ia ingin mengantarnya pulang, namun akhirnya gadis itu pergi sambil terhuyung kesana-kemari, ia berharap mereka bisa bertemu lagi.


kembali lagi.....

dan semua terjadi begitu saja, mereka sudah beberapa kali pergi (mungkin kalau boleh disebut) kencan. Apalagi setelah Tatsuya mengirimkan satu lagi cerita cintanya di stasiun radio dan kali ini surat itu ditujukan kepada Tara. Tatsuya mengirimkan cerita tersebut dengan nama samaran Fujitatsu (Fujisawa Tatsuya), dia menyebut Tara sebagai 'gadis musim gugur' karena Tara sangat mencintai musim gugur. Tara sadar ia menyimpan rasa suka pada Tatsuya, suka yang beda dengan rasa suka terhadap Sebastien. Tiap kali ia bertatap muka atau bersentuhan Tara merasakan jantungnya berdegup sangat cepat, rasa seperti itu tak pernah ia rasakan ketika bersama Sebastien, bukankah itu benar berbeda?

Tatsuya semakin terbuka pada Tara, ia mengaku kedatangannya ke Paris tidak hanya dalam misinya menuntaskan pekerjaannya. dia juga mencari seseorang, cinta pertama ibunya. Ibunya telah meninggal setahun yang lalu ketika musim gugur dan menitipkan sebuah surat untuk disampaikan kepada lelaki itu yang tak lain adalah ayah kandung Tatsuya, itulah mengapa ia membenci Paris beserta musim gugurnya. belakangan juga telah diketahui bahwa gadis yang Tatsuya temui di bandara tak lain adalah Tara, si gadis musim gugur nya.

yang sangat mengejutkan adalah, Tatsuya dan Tara memiliki ayah yang sama. sejak saat itu hidup mereka seperti didatangi mimpi buruk, mereka depresi hingga nyaris membunuh salah satunya. mau tak mau mereka harus mengalah pada takdir, mereka harus berpisah, seketika hidup mereka berubah gelap, tak tau lagi apa arti kebahagiaan dan tidak mengerti lagi maunya takdir, tapi mereka harus. Tatsuya akhirnya kembali ke Jepang meninggalkan Tara yang sudah seperti tak berjiwa, ia kosong. Tatsuya mengirimkan surat terakhirnya untuk Tara tentunya melalui Je me souviens... 




sebulan berlalu, luka itu mulai agak terlupakan, sampai suatu kejadian membuatnya muncul kembali....



..............................................

PENASARAN ENDING NYA? makanya beli................. *padahal gue aja minjem* (¬_¬")

pokoknya ya gue kasih tau, ini tuh pasti bikin kalian gini

"aaaaah gue tau ko endingnya pasti bla bla bla bla"

tapi gue yakin prediksi kalian ga ada yang bener, gue JAMIN! -----> sotoy banget ƪ(‾ε‾“)ʃ

nih ada temen gue juga yang suka banget sama autumn in Paris (plis gausah follow dia, follow gue aja @dindamlnd )

Baca Autumn in Paris, din? :/ 


 LOL gua baca itu udah 4 kali, tetep nangis 4 kali. Sialan XDD


 wanjir ==" Ngga nahan yang email terakhirnya itu lho. Ga-ga-gakuat XDDD





 di bab ini tuh yang udah mulai bikin nangis  (╥ ﹏╥)     

entah emang jiwa gue yang terlalu melankolis atau keseringan galau, gue banjir banget baca novel ini. gue mulai nangis di bab 17 sampe bab terakhir di bab 23+epilog. dan begonya itu gue baca novel ini sambil dengerin lagu di HP gue, dan karena gue ini si 'ratu galau' playlist di hp gue kebanyakan lagu galau menyayat hati, dan ketika sampe di bab terakhir kebetulan banget *sumpah* lagunya itu 'when you're gone' nya Avril Lavigne, sumpah gue langsung galau mampus! (⌣́_⌣̀)
sebenernya gue gatel banget pengen beberin endingnya, tapi sayaaaaaaaaaaaaaang mending kalian baca sendiri biar bisa dapet sensasinya, ga akan nyesel gue JAMIN! ---> masih sotoy ƪ(˘ە˘)ʃ 


kalo ngomongin kelebihan, buku ini udah top banget, ga usah ragu
kalo ngomongin kekurangan, gue rasa sih ga ada


KENAPA???


soalnya, ceritanya gak pasaran, ga gampang ditebak, ceritanya gak maksain seperti cerita-cerita yang biasanya diharepin pembaca (makanya gue sebut gak pasaran dan endingnya ga ketebak) dia bisa banget ngatur ritme emosi pembacanya *beeuuuuuuh* 


ya pokoknya beli deh! buku bagus nih! sayang kalo ga pernah baca! hahahahaha ~(‾▿‾~) ~(‾▿‾)~ (~‾▿‾)~



merci pour la lecture



catatan sikil: itu artinya 'thanks for reading' ............ masih gatau artinya!!?!? terimakasih sudah membaca.... \("▔□▔)/


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar